Posted by : Unknown 20 Maret 2016



Hidup itu penuh pengorbanan
Seperti si dia, stik drumku
Yang rela berkorban
Demi tabuhan dalam bermain drum
Lebih dari sekedar
Kekasih pujaan hati

(Insipsi pagiku dari sang penggenggam stik drum kota seniman, Jogja)

Siapa yang tidak mengenal pendidikan? Pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari generasi ke generasi berikutnya. Siapa yag tidak mengenal kota dengan julukan kota pelajar serta kota seniman, Jogja.  Sebuah daerah istimewa yang berada di pulau jawa, kota yang sangat mengispirasi. Dari sana banyak lahir seniman kondang di negeri ini. Bukan, bukan negeri dongeng namun negeri Indonesia.

Pada dasarnya pendidikan di Indonesia dibagi menjadi, pendidikan prasekolah, sekolah dasar, sekokah menengah, perguruan tinggi, universitas dan magang atau pelatihan. Apakah pendidikan formal menjadi sebuah acuan untuk orang dikatan orang tersebut berpendidikan?
Sepertinya tidak, bahkan kini para pelaku pendidikan formal seolah tak bermoral. Betapa tidak, banyak pengenggam pendidikan yang berperilaku tidak terpuji.

Mari kita berbicara tentang inspirasi. Apakah pendidikan sebuah inspirasi? Sepertinya tidak. Pendidikan saat ini sangatlah miris. Semua anak hanya diajar dalam seuah gedung berdinding beton, dengan pola pengajaran yang sangat monoton. Semua anak hanya akan dituntut tanpa dituntun.

Jika dilihat dari kacamata inspirasi, apakah ruangan sempit bersekat beton akan selalu menplahirkan inspspirasi? Pastinya tidak. Malah semua itu akan mematikan inspirasi setiap anak.

Inspirasi bukan melulu didapatkan dari sebuah pendidikan formal. Tapi bisa dilihat dari hobi dan cara kita membaca situasi. Inspirasi bisa didapat dari orang lain atau secara otodidak. Bicara soal inspirasi yang berasal dari cara kita membaca situasi. Katakanlah seorang drumer, dia bisa mengatakan bahwa drum sangat mengispirasinya. Drum yang rela tersakiti karena terus dipukul tapi dia rela sakit demi menghasilkan sebuah karya yang terbaik. Benar, drum juga bisa mejadi inspirasi seseorang.

Apakah hanya drum yang bisa menginspirasi seseorang? Tidak, tapi semua berasal sebuah kata yang dinamakan "cinta". Bukan cinta kita kepada seseorang tapi kecintaan kita akan hal yang bisa mengispirasinya,  bisa dari sebuah hobi dan juga pola pikir.

Seorang penulis bisa terinspirasi dari sebuah pena. Seorang penulis bisa terinspirsi dari sebuah kertas bungkus bekas untuk menghasilkan sebuah karya ataupun tulisan. Seorang penulis bisa pula terinspirasi dari sebuah konflik kecil di sekitar dan menjadikannya menjadi sebuah tulisan yang menarik.

Mari kita lihat, seorang motifator bisa mengispirasi banyak orang untuk giat menjalani kehidupan. Entah seorang tersebut cacat ataupun karena kata-kata mutiaranya yang sangat membangun. Inspirasi sangat penting bagi semua orang tanpa kecuali. Namun janganlah pernah mematikan inspirasi dengan memaksakannya menjalani hal yang sangat tidak pernah dikehendakinya.

Karena inspirasi sesorang bisa datang tanpa disadari. Karena isnpirasi bisa memlahirkan sebuah pekerjaan bagi seseorang. Karena inspirasi pula bisa lahir karya indah di dunia ini melalui tangan para seniman lukis, musik, tulis dan lainnya.

Pendidikan sangatlah penting namun jangan pernah menjadi penghalang untuk seseorang melahirkan sebuah karya.

Malang, 8-3-2016, Nabila Raf

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ensen - Nagasena - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -