Posted by : Unknown 21 Februari 2016



Malam kian larut
Hanya berteman sang pena
Pena yang sejak dahulu
Melukis kisah antara kamu dan aku

Namun,
Semua sirna
Kau begitu dusta
Kau ingkari semua cerita yang pernah ada
Bahkan kata hanya terbuang sia-sia

Hadirmu selalu melukiskan
Sebuah kesan indah
Dalam setiap kanfas kehidupan

Kini,
Percuma sudah
Hanya luka menganga yang kau goreskan

Kau sayat hati ini,
Menjadi butiran granul tak bernyawa

Aku,
Hanyalah sebuah atom tak berdaya
Lemah dimata dunia
Yang harus selalu menguras air mata
Saat luka datang begitu nyata..

 -Nabila R- Malang, 19-2-16

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ensen - Nagasena - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -