Posted by : Unknown 23 Februari 2016




Berawal dari mata
Merasuk, melesap salam angan
Seolah terpaku dalam dada

Diri hanya bisu,
Bisu dan enggan menujamu
Karena satu kata tertuang dalam dada
Sungguh penuh makna
Sederhana,
Tak perlu kias sangsekerta
Cinta

Seolah kau tuangkan cinta dalam diariku
Lalu kau bawa bersama mimpi gelapku

Namun,
Diri rapuh
Haya sekedar segitiga yang 'ku dapat
Bukan berarti segitiga bermuda
Ataupun segitiga dalam matematika
"Segitiga Cinta"

Segitiga yang terlalu rumit
Tuk terpecahkan
Hanya kau, aku, dan segumpal kasih
Yang mampu menghancurkannya--segitiga cinta


Malang, 20-02-2016

-Nabila.R-

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Ensen - Nagasena - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -